![]() |
Foto: Kondisi Rumah saat kebakaran berlangsung. |
TalkingNEWS.asia-- Satu unit rumah panggung milik Ruslan Warga Desa Wane Kecamatan Parado Kabupaten Bima-NTB ludes dilahap api, pada Minggu (21/6/20) sekira pukul 12:15 (Wita).
Peristiwa kebakaran tersebut diduga akibat korsleting listrik/arus pendek. Akibatnya api begitu cepat menjalar dan menyambar seluruh isi rumah sehingga tak sapun yang bisa diselamatkan.
"Kebakaran diduga Korsleting listrik dan api begitu cepat menjalar seisi rumah karena angin begitu kencang, sehingga isi rumah tidak ada yang diselamatkan,"jelas aparatur Desa setempat Muhamad Naser, Minggu (21/6/20) saat kejadian berlangsung.
Ia mengaku, saat kebakaran berlangsung, pemilik rumah tidak ada di rumah karena lagi ada di ladang," ungkapnya.
Warga setempat tidak bisa berbuat apa apa karena tidak ada air dan alat yang memadai untuk memadamkan api. Warga hanya bisa memutuskan api dengan cara memukul menggunakan kayu serta membuka seng rumah yang berdempetan dengan rumah warga lainnya," ujar Muhamad Naser.
Lanjut dia, tidak ada korban jiwa dalam musibah tersebut, namun kerugian meteril diperkirakannmencapai ratusan juta rupiah.
M. Naser juga menyinggung terkait mobil pemadam kebakaran yang tak kunjung datang, padahal kebakaran rumah tersebut telah berlangsung selama dua jam.
"Harusnya di Kecamatan Parado minimal di siapkan satu Mobil pemadam, sehingga ketika situasi seperti ini cepat respon dan ditangani. Kali seperti ini kan, sama saja tidak ada upaya pertolongan dari Pemerintah," singgungnya.
Padahal jika dibandingkan, di kecamatan lain seperti Kecamatan Monta dan Woha merek la sudah disiapkan pemadam kebakaran. "Semoga Mobil Pemadam bisa diupayakan hadir di Parado ini," harapnya. (TN.02)